Saat ini dinamika komunikasi konsumen semakin berubah-ubah. Dengan adanya
internet dan cepatnya perubahan teknologi dinamika ini bisa terjadi.

Tahun 80-90an dulu, masih cenderung statis, kita masih bisa komunikasi
dengan konsumen melalui media cetak, radio dan televisi. Dan media-media
ini tidak banyak perubahan.. Stasiun televisi hanya ada lima tvri, rcti,
sctv dan antv, pun begitu pula dengan media cetak dan radio, tidak banyak
perubahan

Namun, dijaman sekarang ini, media televisi saja semakin beragam, ada
televisi lokal kota, ada televisi kabel, ada televisi digital, yang dulunya
ada lima channel sekarang bisa sampai ratusan lebih.. Sedangkan media
cetak, juga lebih banyak, tidak hanya nasional, lokal pun juga punya media
cetak. Apalagi dengan radio, dengan semakin canggihnya teknologi, mudah
sekali pengusaha membuat stasiun radio.

Selain tiga jenis media diatas tadi, apalagi sekarang ini ditambahin dengan
media internet yang bisa di akses tidak hanya di PC, tapi di gadget..
Didalam internet pun, juga beragam ‘media-media’ yang saya sebut sebagai
platform, ada facebook, ada blogspot, ada tumblr, ada friendster, ada
blackberry messenger, ada yahoo messenger, ada twitter, dan masih banyak
lagi ragamnya.. Semakin beragamnya platform, semakin beragam juga pilihan
orang berkomunikasi

Kita menjual produk, tentunya diawali dengan komunikasi dengan calon
pembeli, kemudian apabila pembeli tersebut sudah beberapa kali membeli
produk kita, maka akan menjadi pelanggan.

Aset terbesar pedagang atau perusahaan adalah pelanggan (pembeli yang
pernah membeli produk kita lebih dari 1kali). Dengan adanya pelanggan ini
kita bisa meningkatkan omzet penjualan kita

Menurut survei yang sering saya dengar, biaya mempertahankan pelanggan anda
lebih murah, yaitu hanya 20persen jika dibandingkan dengan biaya mencari
konsumen baru, atau dengan bahasa lain mencari konsumen baru biayanya lima
kali lebih besar dibandingkan biaya mempertahankan pelanggan.. Jadi
pelanggan lah aset terbesar sebuah perusahaan

Semakin beragamnya media dan platform internet yang ada saat ini, kita
dituntut untuk mengikuti dan melek platform, jangan sampai kita lost kontak
dengan pelanggan kita..

sudah melek kah kita dengan perkembangan media dan platform yang baru?
jangan sampai tertinggal, tetaplah mengikuti landscape platform yang ada..
atau kita ditinggal oleh pelanggan kita yang berujung dengan membengkaknya
biaya serta penurunan omzet penjualan

Ibrahim M Bf
on Twitter  – on Facebook