Dulu orang memandang dunia bisnis sebagai dunia yang kotor. Penuh kebohongan, kecurangan, menghalalkan segala cara. Tuhan para pebisnis adalah Omset dan Profit. Dunia bisnis pada akhirnya digeluti oleh orang-orang yang penuh energi melibas kompetitornya.

Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bandung hadir diantaranya untuk menyebarkan mindset baru tentang dunia bisnis. Di TDA, kami diajarkan berbisnis bukan hanya mencari keuntungan, tapi juga menjaga nilai-nilai (values) positif dalam menjalankannya. Dengan cara seperti itu bisnis bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat umum.
Di TDA kami bersama-sama berbagi bagaimana membangun bisnis agar memiliki pondasi yang kuat, sehingga bisa bertahan lama. Pondasi yang kuat ini dilandasi oleh  nilai-nilai positif. Bagi kami, berbisnis itu sarana menebar manfaat. Bagi kami, kreativitas dan keunikan itu menjadi suatu yang wajib, agar kompetisi menjadai irrelevant. Makanya tidak di heran, di Komunitas TDA Bandung ini, beberapa teman yang memiliki produk bisnis yang sama dan sejenis, mereka bisa saling sharing rahasia kesuksesan masing-masing. Ketimbang menyembunyikan rahasia bisnisnya, kami lebih senang berkolaborasi dengan kompetitor sehingga saling memperkuat.
Bagi kami, berbagi tidak harus menunggu bisnis masing-masing berada di level konglomerasi. Bagi kami berbagi bisa dimulai bahkan sejak bisnis kita masih berupa rencana. Berbagi sebagai value khas dari Tangan Di Atas, bisa berupa uang, ilmu, tenaga, waktu, dan lain-lain. Bagi kamu tiada hari tanpa berbagi dan justru dengan cara seperti itu bisnis kami berangsur-angsur menjadi lebih kuat.
Di Komunitas TDA Bandung berkumpul para entrepreneur dari berbagai level, mulai dari level yang sangat tinggi hingga para pemula (start up) dan tidak ada kecanggungan diantara kami untuk terus berbagi. Karena memang masalah bisnis di semua level sama saja, tergantung bagaimana kami menyikapinya. Oleh karena itu, ketika bisnis masing-masing sedang bermasalah kami bisa berkumpul dan tertawa bersama-sama, karena bagi kami, masalah adalah “Happy Problem”.
Semua nilai, ajaran, taktik, strategi teman-teman di Komunitas TDA Bandung, kami bongkar secara rutin setiap hari Kamis jam 17.00-18.00 WIB dan disiarkan secara langsung di Radio Sindo Trijaya, 91,3 FM Bandung. Ya, Lewat ENTREPRENEURSHIP RADIO TALK (ERT), TDA Bandung mengumandangkan nilai-nilai kebaikan dan kemanfaatan lewat dunia bisnis. Sehingga wajah bisnis tidak  lagi didominasi wajah-wajah  menyeramkan dan penuh kebohongan. Lewat ERT kami juga berbagi bagaimana startegi marketing, produksi, keuangan, leadership, dan aspek-aspek penting bisnis lainnya disampaikan dalam bentuk Talkshow yang segar dan mencerahkan.
Program ERT dipandu oleh para pengurus TDA Bandung, diantaranya: Coach Fauzi Rachmanto (Presiden Komunitas TDA Pusat), Arief Budiyono (Owner Mufida Collection&Cinox Media), Ade Wahyudi (Owner NaylaKidz), Ibrahim Bafagih (Owner Tuneeca), Agung Kurniawan (Owner Klinik Mutiara Cikutra), dan Achmad Faisal (Owner Motivakreatif).
Acara ERT semakin seru dengan hadirnya bintang tamu para pebisnis dari berbagai level. Dari mereka kita belajar memaknai setiap permasalahan bisnis yang ditemui dan bagaimana mencari solusinya.
Jika Anda setuju dan senilai dengan kami untuk tumbuhnya entrepreneurship dengan karakter Tangan Di Atas, kami tunggu dukungan Anda untuk ERT sebagai Program Favorit dan TDABANDUNG sebagai Host Tamu Favorit, dalam ajang SindoTrijaya Bandung Award 2013.
Cukup kirim sms Anda dengan format:
Nama(Spasi)Usia(Spasi)Alamat(Spasi)ERT.  Untuk Program Favorit.
Nama(Spasi)Usia(Spasi)Alamat(Spasi)TDABAndung. Untuk Host Tamu Favorit
Kirim ke: 0811913913, paling lambat 6 November 2013. Boleh kirim sms sebanyak-banyaknya.
Maju Terus Wirausaha Indonesia!