Flyer atau brosur adalah salah satu alat marketing yang sering kita gunakan. Bisa disebarkan di keramaian, diselipkan di koran, bahkan sering kita jumpai flyer atau brosur nangkring di kaca depan mobil kita. Namun seringkali kita melihat flyer atau brosur tersebut kurang menarik sehingga mengurangi minat calon pelanggan kita. Padahal tujuan kita membuat Flyer atau brosur adalah untuk mendapatkan perhatian calon pelanggan.
Nah, berikut ini beberapa tips yang perlu kita perhatikan untuk merancang sebuah flyer atau brosur :

1. Cari 1 pesan utama yang akan disampaikan
Otak manusia hanya bisa menangkap sedikit informasi dalam sekejap. Jadi pilihlah hanya 1 informasi utama yang akan dijadikan headline flyer atau brosur anda. Jadikan itu yang paling mencolok, bisa menggunakan huruf besar atau diletakkan di posisi yang paling gampang dibaca.

2. Keep It Simple
Yup, keep it simple alias tetaplah bikin flyer atau brosur anda sesederhana mungkin. Tak dipungkiri betapa kita ingin sebanyak mungkin informasi tentang usaha kita tercantum. Karena flyer atau brosur itu akan disebar, dimana orang tidak bisa bertemu muka dengan kita, untuk menanyakan lebih lanjut tentang usaha kita. Tapi terkadang itu jadi blunder kita, semakin banyak informasi yang ada di flyer atau brosur maka akan semakin banyak tulisan, dan gambar. Dan orang semakin bingung dengan apa yang ditawarkan oleh kita. Jadi pilah dan pilih informasi mana saja yang sangat penting untuk disampaikan agar flyer atau brosur kita tetep simple tapi tetep informatif

3. Sesuaikan dengan konsep warna Brand
Satu hal ini jarang sekali diperhatikan, konsep warna brand. Seringkali kita membuat flyer atau brosur dengan seenaknya tanpa memperhatikan hal ini. Kita lihat brand – brand besar mereka begitu concern dengan konsep warna ini, dari mulai logo, penampakan outlet, seragam, iklan billboard hingga brosur semuanya dibungkus konsep warna yang seragam. Mereka ingin menancapkan imej di pelanggan, kalau warna A, ya brand saya. Jadi dengan tanpa membaca brandnya, pelanggan bisa langsung ingat dengan mudah. Jadi mari kita tiru strategi ini, taatilah konsep warna brand kita

4. Beri promosi yang menarik
Nah ini satu cara yang cukup efektif agar flyer atau brosur kita dilirik. Calon pelanggan kita sangat senang jika ada penawaran menarik, semacam Diskon 50%, Gratis biaya pendaftaran, dll. Jadi, rancanglah juga suatu penawaran yang cukup menarik agar bisa menjaring banyak calon pelanggan. Selain itu dengan menggunakan flyer atau brosur, maka dengan mudah kita bisa melakukan test and measure promo yang kita lakukan. Misalnya dengan mengharuskan calon pelanggan yang ingin menikmati promonya untuk membawa flyer atau brosur tersebut.

Selamat mencoba.Selamat berkreativitas