M Arief Budiman di Sixty Meeting Point And Cafe Bandung

Persinggahan ke-33 dalam perjalanan tim Berbagi Ide Segar adalah ibukota Jawa Barat, Bandung. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta, dan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota kembang merupakan sebutan untuk kota ini, karena pada saat itu Bandung sangat cantik oleh rimbunnya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Hingga karena keindahannya, Bandung juga disebut dengan Parijs van Java.

Saat ini Bandung juga bisa disebut sebagai barometer mode, kota belanja dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini. Hampir setiap hari, khususnya pada akhir pekan kota ini banyak dikunjungi pendatang dari luar kota, bahkan manca negara. Mereka datang untuk berbelanja, dari bahan kain hingga pakaian jadi, untuk dipakai sendiri maupun dijual kembali.

Dalam persinggahan di Bandung, rombongan Berbagi Ide Segar bekerjasama dengan komunitas Tangan Di Atas (TDA) melakukan talkshow dan creative sharing yang diselenggarakan di Sixty Meeting Point and Café, di Jl. Naripan 30 Bandung.

Pukul 16.00 WIB, pembicara Berbagi Ide Segar, M. Arief Budiman melakukan live talkshow yang disiarkan oleh radio SINDO FM. Selanjutnya pada pukul 19.00 WIB diteruskan dengan acara seminar kreatif dengan tema Keajaiban Bisnis Ide.

Seminar kreatif yang kali ini mengisi agenda acara rutin Bandung Entrepreneur Forum hasil kerjasama dengan komunitas TDA dan Segitiga.net. Acara ini dihadiri sekitar 130 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pengusaha yang ada di Bandung.

Peserta dengan seksama mendengarkan M Arief Budiman berbicara tentang mengembangkan bisnis dengan ide-ide kreatif. Pada sesi tanya jawab, Ferdy, seorang peserta mengemukakan tentang quote yang berbunyi “Kita boleh bermimpi besar, namun lakukan hal yang kecil terlebih dahulu.” Pertanyaannya, bagaimana kita bisa meraih mimpi besar tanpa melakukan hal yang besar? Arief menjawab, akan lenih baik melakukan hal kecil, namun selalu disempurnakan hingga menjadi besar.

Masih ada penanya lain, misalnya Putri yang menanyakan bagaimana menjaga passion hingga tetap kreatif. Sedangkan Rawi, seorang pedagang printer menanyakan bagaimana menerapkan ide kreatif dalam berjualan printer.

Sekitar pukul 21.30 WIB acara berakhir. Namun sebelumnya dilakukan spontanitas, berbagi rejeki dengan cara patungan untuk membantu sesama. Pada malam itu terkumpul uang tunai sejumlah Rp 3.133.300,- yang diserahkan kepada komunitas Sedekah Rombongan yang nantinya digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan. (aan/kp)

http://www.berbagiidesegar.com/jualan-ide-segar-di-bandung/