Bismillahirrohmanirrohim …

Itulah pertanyaan pertama yang diajukan oleh temen-teman MWA (Majelis Wali
Amanah) ketika saya mempresentasikan kesediaan saya untuk dipilih menjadi
Presiden TDA periode ini.

Saya membuka diskusi dengan kembali menekankan bahwa TDA 2011 sudah sangat
berbeda dengan TDA 2006 saat pertama didirikan. TDA sekarang begitu populer,
dikenal dan bicara member portal, angka 15.000 Member sering disebut.

Tidak ada yang terlalu baru yang saya usulkan. Peran Presiden Pertama TDA Iim
Rusyamsi bersama kepengurusannya sudah sangat luar biasa dalam membangun TDA
sampai saat ini, begitu dikenal oleh media, komunitas, pemerintah, kelompok
pengusaha, mahasiswa dan masyarakat umum. Terima kasih sebesar dan setulusnya.

Tetapi TDA tidak boleh menjadi pepesan teri, kalau tidak boleh dibilang pepesan
kosong. TDA sudah cukup banyak memberi inspirasi (inspired community), Member
baru terus mengalir, sehingga TDA sudah saatnya memperkuat segala sesuatu yang
ada didalamnya.

Saya hanya mengusulkan, untuk 2 tahun kedepan, saya akan FOKUS memperkuat
kedalam (internal) dengan fokus pada CAPACITY BUILDING, meningkatkan kapasitas
personal dalam menjalani bisnis dan kapasitas organisasi TDA dalam memfasilitasi
Member-nya. Juga COMMUNITY ENGAGEMENT, meningkatkan keterlibatan dan soliditas
Member dalam membangun TDA sesuai visi dan misi-nya.

Harapannya, jika kapasitas TDA itu kuat didalam, maka segala kerjasama eksternal
akan dapat kita sambut peluang-nya sebaik-baiknya. Pak Didi Diarsa akan berada
dalam fokus eksternal, meningkatkan kerjasama TDA di level lokal, nasional,
regional bahkan global.

Organisasi TDA, baik Pusat dan Wilayah, saya sarankan bentuknya bukan Organisasi
as a Body yang struktural, tetapi Organisasi Pelayanan yang efektif. Harus masih
voluntary basis yang profesional, slim, efisien, efektif dan bergerak cepat.
Mengadopsi struktur Organisasi Matrik, dimana ada pengurus inti, dan pengurus
yang berbasis pokja-pokja dalam melaksanakan semua kegiatan TDA. Model kelompok
kerja (pokja) ini akan memberi ruang lebih banyak bagi siapapun Member TDA yang
ingin aktif membangun TDA dalam setiap kegiatannya.

Organisasi TDA harus punya Entrepreneur Leadership yang kuat, punya
infrastruktur kesekretariatan yang rapi, terkelola dan bisa menjadi rumah bagi
semua Member TDA. Mekanisme pelayanan Member akan dibangun bersama-sama, sesuai
dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan Member. Penataan kembali segala hal
internal TDA di Pusat, diharapkan dapat menjadi role model bagi TDA Wilayah.

BOD dan kepengurusannya akan dibentuk dalam 2 minggu ini. Saya bersama dengan
semua Kandidat BOD akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapapun Member
TDA untuk bergabung dalam kepengurusan dan pokja. Juga saran dan masukan, juga
kritik yang membangun, mohon disampaikan saat ini, demi membangun segela
sesuatunya lebih baik dari awal.

Semua hal diatas, adalah untuk mewujudkan TDA sebagai komunitas bisnis yang
punya Kapasitas Bisnis yang diakui dengan Keterlibatan Member yang Solid dalam
membangun kewirausahaan bangsa.

Menjadi Presiden, BOD, Kepengurusan, Pokja di TDA bukanlah jabatan. Ini amanah,
dengan sedikit hak, berlimpah kewajiban, sarat penuh dengan tanggung jawab,
namun miskin wewenang. Untuk itulah ini disebut PERJUANGAN …

Mari berjuang bersama-sama Menebar Rahmat …

Wassalam

Rosihan
Presiden TDA 2011-2013