Sebuah pepatah mengatakan

“Jika ingin mengenal dunia, maka membacalah dan Jika ingin dikenal dunia maka menulislah” 

 

Mengapa Menulis ?

Karena menulis adalah salah satu hal yang semua orang telah diajarkan sejak kecil, selain berhitung dan membaca tentunya J

 

Terus Bagaimana Memulainya ?

Mulailah dengan mengenali produk kita secara baik dan benar, sudahkah kita sendiri mengenalnya ?, jika belum maka saatnya sekarang untuk membuat atau mendalami apa Brand Value dan Brand Character dari produk kita

Pengertian Brand Value lebih kepada nilai-nilai yang ditanamkan oleh owner terhadap produknya, sementara Brand Character lebih terkait dengan sifat sifat dari produk tersebut

Ambil contoh produk Indomie, sang owner menanamkan nilai  “ingin selalu bisa memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen” dengan characternya “cita rasanya yang khas, mudah diperoleh, praktis & harga terjangkau”

 

Bagaimana, sudah ketemu Brand Value dan Brand Characternya ?

Jika sudah mari kita lanjutkan dengan 3 langkah dalam membuat tulisan

  1. Angle (sudut pandang)

Membacalah sebanyak mungkin, karena apa yang kita tulis adalah yang kita baca, sehingga nantinya akan sangat membantu dalam membuat format atau bentuk tulisan, misalnya bagaimana mengkomunikasikan dengan baik produk kita dengan tema “Solusi produk kami bagi keharmonisan rumah tangga anda“ J , jadi ujungnya persepsi pembacapun akan sama dengan kita. Pada dasarnya ada empat tujuan dalam pembuatan tulisan, yaitu :

  • Informative
  • Persuasive
  • Educative
  • Entertaiment
  1. Develop (mengembangkan)

Dan inilah tantangannya, disini kita bisa memulainya dengan cara  “menulislah sebagaimana kamu berbicara” atau “anggaplah menulis sama seperti saat ujian berlangsung, maka kerjakan terlebih dahulu bagian yang mudah”.  Setelah itu kita coba jadikan 2 paragraph pertama sebagai “kunci” daya tarik pembaca agar tetap antusias membaca tulisan kita hingga akhir, alternatif lainnya metode penulisan ala sajak atau puisi juga boleh dipergunakan diawal tulisan

Disisi lain format tulisan Storytelling bisa dijadikan pilihan, pada format ini harus dimunculkan tokoh yang mempunyai sebuah visi kemudian dalam perjalanannya berulang kali menemui hambatan yang cukup berat namun si tokoh ini memiliki sifat tidak mudah menyerah bagaimanapun berat dan kuatnya musuh yang dihadapi, sehingga di akhir tulisan visi sang tokoh bisa terwujud, oh iya.. sang owner sangat bisa dijadikan sebagai tokohnya

  1. Publish (menerbitkan)

Dibagian terakhir ini yang menjadi fokus kita adalah tingkat keterbacaan (readability) tulisan kita, sebelum dipublish sebaiknya kita lakukan ricek untuk hal-hal ini, mulai dari koreksi salah kata atau huruf, pemilihan jenis font, line spacing (1,2 – 1,45), line width (2-3 lowercase alphabets) dan  jumlah kata (untuk di web max 500 kata dan di messaging 300 kata)

 

Itulah tadi pemaparan ilmu Branding dan Writing yang disampaikan langsung oleh Suhu M. Yusuf A. dari Smuufy Studio selanjutnya disesi kedua ini Suhu M. Yasin dari Gesit Konveksi akan membagi ilmunya tentang SEO

 

workshop seo writing

SEO Writing oleh Mang Yasin

 

Sejauh mana efeknya jika tulisan kita diunggah di web ?

Nah, tulisan produk kita tadi bisa dijadikan senjata ampuh agar semakin banyak pelanggan mengenal dan menggunakan produk kita. Meluasnya pemakaian medsos dan website sangat bisa dioptimalkan, bagaimana caranya ? ..kebetulan saat ini fokus pembahasan hanya untuk optimalisasi Web

 

Sedikit info apa itu SEO (Search Engine Optimization) ? -bagi yang belum mengenal- adalah suatu cara untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo.

 

Sebenarnya sangat banyak Tips dan Trik yang dijelaskan, namun rasanya akan menjadi sebuah buku kalo ditulis dengan lengkap. Pengalaman beliau dalam mengutak atik SEO sangat luar biasa sehingga hasilnya saat ini bisa kita lihat sendiri di search engine google, bahwa untuk mencari produk dengan keyword “konveksi topi” pasti www.gesitkonveksi.com akan manteng dihalaman satu google

 

Beberapa tips yang bisa disampaikan disini :

Buatlah website menjadi SEO friendly dengan mendesign theme yang responsive misalnya, terus dilanjutkan dengan membuat tulisan yang user friendly dimana judul dan isi tulisan sebaiknya mengacu pada keywords baik dari sisi produk ataupun dari sisi ranking keywords di Google yang setiap harinya bisa berganti

 

Setelah melakukan posting tulisan, jangan ditinggal dulu melainkan terus dipantau, sampai berapa lama tulisan tersebut bisa muncul di halaman satu sejak diposting, jika dirasa cukup lama maka untuk mempercepatnya bisa dilakukan beberapa cara seperti share ke socmed, aktifasi fitur bookmark, backlink, feed, blogwalking dan terakhir menggunakan adwords (iklan berbayar)

 

Cukup ribetkah ??  jangan khawatir Insyaalloh para Suhu kita sangat welcome membantu

 

Sudah siap menulis sekarang ?

Mari kita ambil pulpen…

 

KeepMovingForward !

Kiking Ludi Ananta

Hilma Design